DUA OPD PEMKOT PANGKALPINANG REPLIKASI INOVASI PELAYANAN PUBLIK

SHARE

Bappeda,  21/10/21. Kamis, 21 Oktober 2021 telah dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) melalui zoom meeting tentang Replikasi Inovasi Pelayanan Publik (RIPP) Tahun 2022 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. FGD ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dihadiri oleh Biro Organisasi, Bappeda beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kep. Bangka Belitung yang akan mereplikasi inovasi pelayanan publik sebagaimana yang telah ditetapkan. Diundang juga dalam FGD virtual ini Kepala Bagian Organisasi kabupaten/kota, bappeda beserta OPD sebagai calon replikator RIPP.

FGD ini difasilitasi oleh Kementerian PANRB bersama biro Organisasi Provinsi Kep. Bangka Belitung.  Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi dan penjelasan dari Kementerian PANRB dalam penyusunan rencana aksi dan komitmen pelaksanaan RIPP di Lingkup Provinsi Kepulauan Bangka Belotung. OPD replikator diharapkan dapat mengoptimalkan anggaran yang tersedia melalui subkegiatan terkait sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah ditentukan. Rencana aksi ini sendiri terdiri dari 3 (tiga) tahap. Pertama adalah persiapan, berisi tentang Penetapan SK Tim Replikasi Unit/OPD, melakukan komunikasi antara pemerintah daerah yang mereplikasi dengan pemerintah daerah asal inovasi dan mendesain inovasi yang akan diadaptasi. Kedua adalah pelaksanaan, berisi tentang sosialisasi internal inovasi pelayanan public yang akan direplikasi/diadaptasi dan penguatan aspek sumber daya manusia serta proses dan sarana yang dilanjutkan dengan uji coba. Ketiga yaitru monitoring dan evaluasi, yakni melakukan monitoring bulanan dalam rangka perbaiakan pelaksanaan replikasi dan melakukan evaluasi 3 (tiga) bulanan dalam rangka penilaian pelaksanaan replikasi.

Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan mereplikasi dua inovasi, masing-masing adalah Dinas Pariwisata yang akan mereplikasi “SIP BANGET” (Sistem Inovasi Pariwisata Batu Pengembangan Ekonomi Kreatif) yang merupakan inovasi dari Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur. Sedangkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman akan mereplikasi “SIGAP-RLTH” (Sistem Informasi Program Pendataan Rumah Tidak Layak Huni.

Hasil FGD menyepakati agar OPD sebagai replikator untuk segera menyusun dan menyampaikan rencana aksi pelaksanaan replikasi selambat-lambatnya tanggal 1 November 2021 untuk disampaikan ke Kemenpan RB melalui Biro Organisasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Di samping itu kabupaten/kota lingkup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diharapkan untuk menyiapkan lembar Komitmen Kepala Daerah untuk melaksanakan replikasi dimaksud. Menurut informasi dari Kemenpan RB melalui Dinda Puspaningtyas, penandatanganan Komitmen antara bupati/walikota se- Babel dengan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan dilaksanakan di Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung pada 11 November 2021. (Dicha).