VERIFIKASI VIRTUAL KKS KOTA PANGKALPINANG TARGETKAN PENGHARGAAN SWASTI SABA WIWERDA

SHARE

Pangkalpinang, Senin 11/10/2021 Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan zoom meeting dalam rangka verifikasi lapangan Kab./Kota Sehat  oleh Tim Verifikator pusat yang dilaksanakan di ruang OR Gedung Tudung Saji Kota Pangkalpinang. Verifikasi virtual yang dimulai pukul 08.30 ini dihadiri langsung oleh Walikota Pangkalpinang, H. Maulan Aklil didampingi Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala Dinas Kesehatan serta Ketua Forum Kota Sehat Kota Pangkalpinang, Indra Eliza. Hadir juga dalam acara ini Kepala Bappeda dan Litbang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili oleh Kabid Sosial dan Budaya, Amran, S.E. Verifikasi virtual dihadiri juga para kepala perangkat daerah dan camat lingkup Pemerintah Kota Pangkalpinang. Setelah acara seremonial pembukaan bersama-sama dengan kabupaten/kota lain, selanjutnya masuk ke room masing-masing dan moderator masing-masing room memberi kesempatan pertama untuk paparan tentang penyelenggaraan KKS di daerah.

Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam, S.H., M.H. dalam paparannya menyampaikan bahwa capaian kelurahan Open Defecation Free (ODF) / Stop Buang Air Besar Sembarangan Tahun 2021 sudah mencapai 80,95%. Kota Pangkalpinang juga telah melaksanakan 6 indikator Kab./Kota Sehat menuju penghargaan Sawasti Saba Wiwerda Tahun 2921. Pertama komitmen, yang diwujudkan melalui beberapa regulasi yang mendukung upaya menciptakan kota sehat baik berupa perda, perkada maupun keputusan kepala daerah. Kedua  kelembagaan yakni pembentukan Forum Kota Sehat, Tim Pembina Forum Kota Sehat, Forum Komunikasi Kecamatan Sehat dan Pokja-Pokja Kelurahan Sehat yang dibentuk oleh masing-masing camat di wilayahnya. Ketiga pendanaan melalui penganggaran di APBD pada perangkat daerah pengampu sesuai dengan tatanan yang dipersiapkan. Keempat tatanan, difokuskan pada 4 tatanan yakni tatanan permukim sarana dan prasarana sehat, tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri, tatanan pariwisata sehat serta tatanan ketahanan pangan dan gizi. Kelima monitoring dan evaluasi, yang dilakukan dengan melakukan kunjungan ke lokus-lokus tatanan kota sehat. Keenam peran masyarakat, lembaga masyarakat dan dunia usaha, melalui bantuan  CSR PT. Timah dan PT. Angakasa Pura II Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Melalui tayangan video, Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil menyampaikan bahwa dalam upaya menciptakan kota sehat yaitu kota yang bersih, nyaman dan sehat untuk masyarakat Kota Pangkalpinang dan dalam rangka penilaian kota sehat secara tatanan kelembagaan, tatanan permukim sarana dan prasarana sehat, tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri, tatanan pariwisata sehat serta tatanan ketahanan pangan dan gizi Pemerintah Kota Pangkalpinang  terus mendukung dalam upaya untuk menciptakan Indonesia yang lebih sehat dengan melakukan sosialisasi, menyiapkan anggaran dalam APBD maupun melalui CSR sehingga Kota Pangkalpinang menjadi kota yang nyaman untuk dihuni. Sementara Indra Eliza ketua Forum Kota Sehat dua periode ini mengatakan bahwa forum selalu aktif berkoordinasi dengan instansi terkait dan aktif turun lapangan apabila ada kelurahan-kelurahan manapun yang memerlukan kehadirannya.

Seperti diketahui bahwa tatanan yang dipilih dalam rangka penghargaan kabupaten/kota sehat untuk kategori swasti saba wiwerda antara lain tatanan permukim sarana dan prasarana sehat, tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri, tatanan pariwisata sehat serta tatanan ketahanan pangan dan gizi.